Score of Assessment

Criteria

Numeric Score Letter Score

Score Weight

Pass

85 to 100 A 4.00

80 to 84

A-

3.70

75 to 79

B+

3.30

70 to 74

B

3.00

65 to 69

B-

2.70

60 to 64

C+

2.30

55 to 59

C

2.00

 

Fail

50 to 54

C-

1.70

40 to 49

D

1.00

Below 40 E

0.00

CategoriesSequenceSequence
BasicIntermediateAdvanced
Basic University Courses (21)MPKT A (6)
MPK Agama (2)
MPK Seni & Olahraga (1)
MPKT B (6)
MPK Bahasa Inggris (3)
Manusia & Masyarakat Indonesia (3)
Basic Faculty Courses (14)Pengantar Ilmu Politik (2)
Pengantar Ilmu Sosiologi (2)
Pengantar Antropologi (2)
Penulisan dan Presentasi Ilmiah (2)
Pengantar Metode Penelitian Sosial (2)
Pengantar Statistika Sosial (2)
Pengolahan Data Kualitatif (2)
Compulsory Political Science Courses (56)Sistem Politik Indonesia (3)Perempuan dan Politik (3)Magang (3)
Pemikiran Politik Barat (3)Latihan Penelitian Politik (3)Seminar Pilihan Masalah (3)
Pemikiran Politik Indonesia (3)KKPI (3)Skripsi (6)/TKA(3)
Pemikiran Politik Islam (3)Pemikiran Politik & Studi Demokratisasi (3)
Pengantar Kebijakan Publik (3)
Nasionalisme dan Resolusi Konflik (3)
Metodologi Ilmu Politik (3)
Perbandingan Politik (3)
Sistem Politik & Pemerintahan (3)
Pemikiran Politik Kontemporer (3)
Pengantar Penelitian Politik (2)
Specialized Political Science Courses (48)Pemerintahan & Politik Desa (3)
Politik & Masyarakat di Asia Tenggara (3)
Politik Lokal & Otonomi Daerah (3)
Masyarakat Indonesia, Singapura dan Brunei (3)
Lembaga Eksekutif (3)
Politik Perkotaan (3)
Globalisasi & Politik di Indonesia (3)
Politik di Asia Timur (3)
Politik di Australia (3)
Politik di Eropa Barat (3)
Bisnis & Politik (3)
Perilaku Pemilih dan Lembaga Perwakilan (3)
Politik Perburuhan (3)
Politik di Filipina, Thailand dan Myanmar (3)
Politik di Indocina
Politik di Amerika Serikat & Kanada (3)
Elective Political Science Courses (30)Geopolitik dan Strategi Keamanan (3)
Politik Identitas dan Kewarganegaraan (3)
PSEDP (3)
Politik di Rusia dan Eropa Timur (3)
Politik di Timur Tengah (3)
Politik di Asia Selatan (3)
HAM & Perubahan Politik (3)
Konflik dan Konsensus Politik (3)
Politik di Amerika Latin (3)
Politik Lingkungan (3)
Elective Non-Political Science Course (9)

 


Total SKS = 178 SKS

Total Mata Kuliah = 60 MK

 

Total SKS

Basic University Courses  (21) – BUC + Basic Faculty Courses (14) -BFC = 35 SKS

Compulsory Political Science Courses – CPSC = 56 SKS

Specialized Political Science Courses – SPSC = 48 SKS

Elective Political Science Courses – EPSC = 30 SKS

Elective Non-Political Science Course – ENSC  = 9 SKS

 

Total MK

Basic University Courses (6) + Basic Faculty Courses (7)  = 13 MK

Compulsory Political Science Courses = 18 MK

Specialized Political Science Courses = 16 MK

Elective Political Science Courses = 10 MK

Elective Non-Political Science Course = 3 MK


No.Beban StudiJumlah Kredit (SKS)Persentase
1Wajib Universitas2114,58
2Wajib Fakultas149,72
3Wajib Program Studi5940,97
4Wajib Peminatan2416,67
5Pilihan Bebas2618,06
Total Beban StudiTotal Beban Studi144100

Subject Categories, Number of Subjects and Credit points

No

Category Number of
Subjects
Credit
Points
%

1

Basic University Course (BUC)

6

21

14.58

2

Basic Faculty Course (BFC)

7

14

9.7

3

Compulsory Political Science Courses (CPSC)

18

58

40.27

4

Specialized Political Science Courses (SPSC)

8

24

16.66

5

Elective Political Science Courses (EPSC)

9

27

18.75

Total   48 144

100

ELO, Sub-ELO, Curriculum, Methods and Student Assessments of UPPS

ELO

Sub-ELO Curriculum (Categories of Courses) Teaching and Learning Methods

Student Assessment

1

a.   Graduates who are capable to relate political science concepts with political phenomena and democratization

b.   Graduates who are capable to relate political science theories with political phenomena and democratization

c.    Graduates who are capable to relate political science thoughts with political phenomena and democratization

–  CPSC

–  SPSC

–  EPSC

 

–      Lecturing

–      PBL

–      CL

–      Practical internship

–      Research based learning

–      Field work

 

–    Mid-term Exam

–    Final exam

–    Participation

–    Individual and group assignment

 

2

a.   Graduates who are able to analyze political phenomena with political science theories and democratization in Indonesia and regional political studies

b.   Graduateswhoare able to analyze political phenomena and problems in Indonesia

c.    Graduateswhoare able to analyze political phenomena and problems in other countries

–   BUC

–   BFC

–   CPSC

–   SPSC

–   EPSC

–   ENPSC

–       Lecturing

–       PBL

–       E-learning

–       Group Discussion

–       CL

–       Practical internship

–       Research based learning

–       Field work

–   Research Report

–   Research Proposal

–   Undergradute Thesis

3

a.   Graduateswhoare able to explain concepts and theories regarding political research

b.   Graduateswhoare able to write research design and research report

c.    Graduateswhoare able to write scientific paper from results of the study

–   BFC

–   CPSC

–   SPSC

–   EPSC

-ENPSC

–       Lecturing

–       Group Discussion

–       PBL

–       CL

–       Practical internship

–       Research based learning

–       Field work

 

–     Research Report

–     Research Proposal

–     Undergradute Thesis

4

a.   Graduates who possess the ability to deliver their scientific work both in oral and written formats

b.   Graduates who possess the ability to utilize various information technology tools

–   BFC

–   CPSC

–   SPSC

–   EPSC

-ENPSC

–        Lecturing

–        PBL

–         E-learning

–        Group Discussion

–        CL

–        Practical internship

–        Research based learning

–        Field work

 

–   Mid-term Exam

–   Final exam

–   Participation

–   Individual and group assignment

 

5

a.   Graduates who possess work ethics and personal integrity in various working environments

b.   Graduates are able to work both in teams and independently

–   BFC

–   CPSC

–   SPSC

–   EPSC

-ENPSC

–       Lecturing

–       PBL

–       E-learning

–       Group Discussion

–       CL

–       Practical internship

–       Research based learning

–       Field work

 

–    Mid-term Exam

–    Final exam

–    Participation

–    Individual and group assignment

 

Kegiatan belajar mengajar dapat diamati dari dua aspek, yaitu pendekatan dan metode pembelajaran yang dirumuskan untuk memenuhi kualitas pembelajaran. Saat ini, pendekatan ini telah beralih dari pendekatan berbasis konten ke pendekatan berbasis kompetensi. Metode belajar secara bergantian bergeser dari guru yang berpusat pada siswa terpusat. Perubahan metode pendekatan dan pembelajaran adalah untuk mencapai ELO.

Pergeserannya dimulai pada tahun 2012 sejak diimplementasikannya Kurikulum Berbasis Kompetensi di Universitas Indonesia. PSDIP mengadopsi pendekatan berbasis kompetensi dalam kurikulum 2012-2015. Pada tahun 2015, PSDIP juga mengadopsi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dalam pengembangan kurikulum. Standar kurikulum ini diterjemahkan ke dalam berbagai metode pembelajaran, yaitu perkuliahan, pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran kolaboratif, e-learning, diskusi kelompok, pembelajaran praktek, pembelajaran berbasis penelitian, dan kerja lapangan.

Kursus yang disediakan oleh PSDIP memiliki strategi pembelajaran yang berbeda yang diberikan kepada siswa. Metode pembelajaran di atas digunakan untuk proses pembelajaran di PSDIP. Penggunaan setiap metode dimaksudkan untuk mencapai ELO Program. Metode pembelajaran aktif merangsang proses pembelajaran dan pengajaran, menjadi lebih menarik bagi siswa, karena siswa dapat berpartisipasi lebih dalam prosesnya. Diharapkan para siswa dapat memenuhi kebutuhan dan minat mereka dalam proses pembelajaran.

Dalam prakteknya, proses pembelajaran aktif menuntut siswa untuk mengembangkan pemikiran kritis yang kuat, memberikan argumen berbasis data empiris dalam korespondensi dengan realitas sosial, dan memberikan pendapat yang relevan dengan isu-isu di masyarakat. Sebagai contoh, dalam strategi pembelajaran berbasis masalah, setiap siswa diminta untuk menjawab berbagai isu yang relevan dengan teori dan konsep yang ada. Saat mengembangkan sebuah argumen untuk mendukung pilihan pemecahan masalah, para siswa perlu memiliki keterampilan dalam menyortir isu-isu tersebut. Bila siswa mampu memberikan pilihan dan solusi yang rasional, berbasis fakta dan empiris, mereka harus memiliki kemampuan berbicara dan menyampaikan pendapat sehingga penonton akan memiliki pemahaman yang sama terhadap fenomena tersebut.

Strategi pembelajaran aktif belum diadopsi oleh semua mata kuliah di PSDIP, karena metode ini cukup baru bagi beberapa staf akademis dan mereka memerlukan beberapa waktu untuk menyesuaikan dan menerapkannya. Namun, PSDIP dan universitas mempertahankan komitmennya dengan melakukan beberapa pelatihan intensif, lokakarya, dan pengawasan pembelajaran aktif bagi staf akademik. Dengan beragam strategi pembelajaran yang diterima oleh siswa, kualitas pembelajaran menjadi lebih efektif untuk mencapai kompetensi siswa. Kutipan berikut dari EDOM (Dosen Evaluasi oleh Siswa) yang diberikan setelah akhir semester, data menunjukkan bahwa siswa menanggapi secara positif:

  • “Saya suka lingkungan kelas yang aktif. Dosen dapat menciptakan lingkungan yang kondusif dalam proses pembelajaran. Metode pembelajarannya juga bagus, dan sangat membantu untuk diimplementasikan dalam kursus lain “. (Integrated Personality Development Skills B, tahun 2014/2015 istilah 2)
  • “Setiap minggu, dosen selalu menyediakan metode baru yang mendukung pemahaman siswa, dan melibatkan mereka untuk aktif dalam semua kegiatan belajar. Ini termasuk CL dan PBL.” (Politik Malaysia, Singapura dan Brunei, tahun2014 / 2015 istilah 2)
  • “Ini adalah salah satu mata kuliah yang paling menarik dan memberikan pengalaman aktual kepada mahasiswa Ilmu Politik, karena kami langsung terjun ke lapangan dan melihat proses perundang-undangan di parlemen Indonesia.” (Magang, tahun 2015/2016 semester 1)

Implementasi kurikulum dalam hal pilihan spesialisasi dan mata kuliahnya telah dikembangkan dengan menerapkan prinsip fleksibilitas. Hal ini memungkinkan siswa membuat pilihan yang berarti karena preferensi studi mereka diakomodasi oleh kurikulum. Hal ini sangat mungkin terjadi di kursus menengah dan lanjutan, seperti dalam kursus ini; tugas kepada siswa didominasi oleh makalah dan laporan penelitian.

Laporan penelitian dan esai diberikan kepada siswa di hampir semua kursus menengah dan lanjutan dari semester 3 sampai semester terakhir. Disini, para siswa diberi kebebasan memilih topik sesuai dengan isu politik yang dibahas dalam mata pelajaran. Dalam penulisan laporan, selain topik, mereka juga dilatih untuk bekerja secara independen dalam merumuskan rencana penelitian, mengumpulkan data dan menafsirkan serta menganalisa data. Penting juga agar siswa memahami bagaimana menghubungkan pekerjaan mereka dengan literatur yang ada. Dalam proses ini, staf akademik memberikan supervisi dengan memberikan jam konsultasi, jadi kapanpun siswa membutuhkan bantuan mereka dapat meminta janji temu.